Adaptasi Kebiasaan Baru

Adaptasi Kebiasaan Baru

Adaptasi Kebiasaan Baru (60 Hal yang Harus Diterapkan Semua Orang); Adaptasi kebiasaan baru merupakan hal yang penting kita terapkan pada saat ini. Hal ini merupakan saat-saat yang penting dalam mencegah meningkatnya lagi jumlah kasus COVID-19. Kondisi kita sekarang yang sudah bisa beraktivitas dan bepergian tidak boleh membuat kita menjadi terlena. Terdapat sejumlah adaptasi kebiasaan baru yang harus diterapkan oleh semua orang. Penerapan berbagai adaptasi kebiasaan baru ini sebenarnya mungkin sudah tidak asing dengan kita. Walau begitu, terdapat sejumlah tambahan yang penting untuk kita perhatikan. Penerapan adaptasi kebiasaan baru ini bisa berbeda tergantung dari tempat mana yang kita tuju. Sejumlah kebiasaan ini melengkapi berbagai hal yang sudah wajib diterapkan sejak sebelumnya. Menerapkan sejumlah hal bisa jadi awal dari adaptasi kebiasaan baru yang harus dilakukan. Berbagai cara yang kita terapkan di kehidupan sehari-hari bisa jadi cara mudah dan ampuh mencegah penularan sejumlah infeksi.

Adaptasi Kebiasaan Baru yang Harus Dilakukan Individu. Penerapan adaptasi kebiasaan baru ini perlu kita mulai dari diri sendiri. Penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin bisa membantu menekan penularan infeksi ini. Hal-hal sehari-hari ini perlu kita lakukan tidak hanya ketika keluar rumah saja namun juga pada kondisi tertentu di dalam rumah juga. Sejumlah langkah mudah ini bisa secara efektif memutus rantai persebaran COVID-19. Berikut yang telah dirangkum Tim Support Priority Indonesia (Perusahan Sepatu Kulit Militer POLRI Safety Tunggang) di bawah ini;

1. Menggunakan Masker

Menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu merupakan kebiasaan yang harus dilakukan di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Hal ini harus dilakukan setiap kali seseorang keluar rumah untuk mencegah terinfeksi COVID-19. Jika menggunakan masker kain, disarankan menggunakan masker kain 3 lapis.

2. Membersihkan Tangan dengan Sabun atau Handsanitizer

Membersihkan tangan secara teratur baik dengan hand sanitizer maupun air mengalir dan sabun merupakan hal yang harus diterapkan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Air mengalir dan sabun merupakan pilihan utama untuk membersihkan dan mencuci tangan. Penggunaan hand sanitizer baru disarankan untuk dilakukan ketika tidak ada air mengalir yang tersedia. Pastikan untuk selalu membersihkan tangan setiap saat terutama sebelum atau setelah menyentuh masker.

3. Menjaga Jarak Aman dengan Orang Lain

Pada masa penerapan adaptasi kebiasaan baru seperti sekarang, menjaga jarak bisa membantu kita dan orang lain terhindar dari penularan infeksi. Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain bisa membantu menghindari percikan ketika seseorang bicara, bersin, maupun batuk. Menjaga jarak ini juga bisa kita terapkan salah satunya dengan cara menghindari keramaian atau kerumunan orang. Cara ini bisa membantu terhindar dari tertular infeksi yang tak diinginkan.

4. Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup yang sehat bisa berpengaruh sangat besar terhadap kondisi kesehatan yang kita miliki. Setidaknya konsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, istirahat cukup, serta menghindari faktor risiko penyakit yang kita miliki. Bagi mereka yang sebelumnya telah memiliki riwayat penyakit, menjaga gaya hidup ini semakin penting untuk diterapkan. Kondisi tubuh yang lebih sehat dan bugar bisa membantu kita mencegah meningkatnya risiko kesehatan atau tertular infeksi.

5. Adaptasi Kebiasaan Baru Sebelum Berbelanja ke Pasar dan Pusat Perbelanjaan

Pada masa adaptasi kebiasaan baru ini, kita sudah bisa mulai berbelanja ke pusat perbelanjaan atau pasar dengan lebih leluasa. Walau begitu, kita tetap tidak boleh lengah dan perlu menerapkan sejumlah hal sebelum berbelanja. Meminimalisasi sentuhan dengan orang lain bisa jadi cara awal untuk mencegah munculnya masalah ini. Selain itu, kedisiplinan diri juga merupakan hal yang penting untuk dilakukan.

-Pastikan Tubuh dalam Kondisi Sehat. Sebelum berbelanja ke pasar, kita perlu memastikan bahwa tubuh kita benar-benar dalam kondisi yang sehat. Ketika kondisi tubuh terasa sedikit tidak sehat, sebaiknya urungkan niat untuk berbelanja atau keluar.

-Menggunakan masker saat di perjalanan dan ketika di pasar.

-Sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setiap setelah atau sebelum memegang benda.

-Hindari mengubah-ubah posisi masker serta menyentuh wajah seperti mata, hidung, dan mulut.

-Tetap jaga jarak aman 1 meter dengan orang lain.

-Hindari ke pasar bila kondisi sedang ramai. Namun jika terpaksa, tetap patuhi sejumlah protokol kesehatan tersebut secara ketat dan gunakan tambahan pelindung wajah (faceshield).

Adaptasi Kebiasaan Baru ketika Menginap di Hotel

Bepergian bukan tak mungkin kita lakukan pada saat ini. Walau begitu, perlu terdapat sejumlah perbedaan saat menginap di hotel dibanding pada saat sebelumnya. Ketika kita menginap di hotel, penting untuk meminimalisasi risiko persebaran COVID-19. Sejumlah hal harus kita terapkan untuk mencegah munculnya masalah kesehatan.

-Pastikan diri dalam kondisi sehat sebelum masuk ke dalam hotel. Selain untuk mencegah penularan atau masalah kesehatan. hal ini juga penting dilakukan agar kamu tidak ditolak oleh hotel pada saat hendak melakukan check-in.

-Selalu menggunakan masker saat perjalanan dan ketika berada di area publik seperti lobby, restoran, hall, dan lain sebagainya.

-Menjaga kebersihan tangan serta meminimalisasi kontak atau sentuhan dengan orang lain atau benda di ruang publik.

-Hindari mengubah-ubah posisi masker serta menyentuh wajah seperti mata, hidung, dan mulut terutama saat di area publik.

-Jaga jarak 1 meter dengan orang lain terutama bila berada di area publik.

-Membawa alat makan, mandi, dan peralatan ibadah sendiri.

6. Adaptasi Kebiasaan Baru ketika Bersantap ke Restoran

Pada saat ini, kita tidak hanya bisa membungkus makanan dari restoran saja. Sekarang, kita juga bisa untuk makan langsung di restoran namun tentu saja dengan menerapkan berbagai hal tertentu.

Adaptasi kebiasaan baru perlu kita terapkan ketika datang atau bersantap di restoran. Hal ini untuk mencegah penularan infeksi virus maupun membuat diri kita dan orang lain tetap nyaman saat datang ke restoran.

-Memastikan diri dalam kondisi sehat terutama tidak batuk dan pilek. Pasalnya, ketika bersantap di restoran, ada kemungkinan kita akan mencopot masker.

-Saat perjalanan dan ketika makan, sebisa mungkin hindari menyentuh wajah. Selain itu, penting juga untuk cuci tangan dengan tepat dan menyeluruh sebelum mulai bersantap.

-Segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota keluarga ketika tiba di rumah.

-Bersihkan ponsel, kacamata, tas, dan barang lainnya menggunakan cairan disinfektan.

7. Adaptasi Kebiasaan Baru ketika Berolahraga

Pada masa pandemi infeksi seperti sekarang, olahraga merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Ketika tubuh dalam kondisi sehat dan bugar, masalah kesehatan tidak akan berdampak terlalu banyak ke dalam tubuh. Pada masa adaptasi kebiasaan baru saat ini, terdapat beragam jenis olahraga yang lebih disarankan untuk dilakukan dibanding sebelumnya terutama olahraga di rumah. Hal ini untuk membuat tubuh tetap sehat tanpa meningkatkan risiko terinfeksi virus.

-Hindari melakukan olahraga yang butuh kontak fisik.

-Masker wajib digunakan terutama pada saat berolahraga di luar rumah. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan olahraga dengan intensitas sedang atau ringan saja.

-Selalu mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer terutama usai menyentuh benda tertentu.

-Jaga jarak terutama ketika berolahraga secara berkelompok.

-Jika berolahraga di luar rumah, segera cuci tangan, mandi, dan ganti pakaian saat tiba di rumah.

8. Adaptasi Kebiasaan Baru ketika Berolahraga di Pusat Kebugaran

Selain berolahraga di rumah atau di luar ruangan, pusat kebugaran juga dapat dikunjungi. Tentu saja berolahraga di pusat kebugaran ini perlu dengan menerapkan sejumlah adaptasi kebiasaan baru secara disiplin.

-Memastikan tubuh dalam kondisi sehat dan tidak memaksakan diri berolahraga jika sedang sakit.

-Mandi terlebih dahulu sebelum mulai berlatih di pusat kebugaran.

-Tidak melakukan olahraga yang melibatkan kontak fisik dengan orang lain.

-Wajib memakai masker di dalam pusat kebugaran dan mengganti masker yang telah digunakan di luar.

-Disarankan untuk melakukan latihan intensitas sedang.

-Mencuci tangan, mandi, dan berganti pakaian setelah selesai berlatih.

-Jika menggunakan alat olahraga, disarankan tidak digunakan secara bersamaan dan sebaiknya dibersihkan dengan disinfektan sebelum dan sesudah digunakan.

9. Adaptasi Kebiasaan Baru ketika Naik Kendaraan Umum

Menggunakan kendaraan umum bisa jadi pilihan kita untuk pergi ke suatu tempat. Hanya saja pastikan untuk menerapkan berbagai adaptasi kebiasaan baru pada saat naik kendaraan umum.

-Pastikan diri dalam kondisi sehat sebelum bepergian.

-Disarankan menggunakan kendaraan berpenumpang terbatas seperti taksi dan ojek.

-Wajib menggunakan masker selama perjalanan.

-Hindari menyentuh benda di sekitar.

-Hindari mengubah-ubah posisi masker serta menyentuh wajah seperti mata, hidung, dan mulut.

-Jaga jarak aman dengan orang lain.

-Jika kendaraan dalam kondisi padat, selain masker, gunakan juga faceshield sebagai tambahan.

10. Adaptasi Kebiasaan Baru ketika Berada di Tempat Wisata

Kegiatan wisata merupakan hal yang bisa kita lakukan untuk mengusir penat dari kehidupan sehari-hari. Berikut sejumlah adaptasi kebiasaan baru yang bisa kita terapkan pada saat berwisata.

-Pastikan diri dalam kondisi sehat sebelum berwisata.

-Selalu menggunakan masker pada saat berada di tempat wisata.

-Sering membersihkan tangan dengan cara mencuci dengan air dan sabun maupun menggunakan hand sanitizer.

-Hindari mengubah-ubah posisi masker serta menyentuh wajah seperti mata, hidung, dan mulut.

-Tetap perhatikan jaga jarak minimal 1 meter.

-Segera mandi dan ganti pakaian saat tiba di rumah.

-Bersihkan ponsel, kacamata, tas, dan barang lainnya menggunakan cairan disinfektan.

11. Adaptasi Kebiasaan Baru ketika ke Salon atau Pangkas Rambut

Merawat dan merapikan rambut baik ke salon dan barbershop merupakan hal yang dilakukan banyak orang secara rutin. Pada saat ini, terdapat sejumlah adaptasi kebiasaan baru yang bisa kita terapkan tanpa khawatir saat harus ke salon atau pangkas rambut.

-Pastikan tubuh dalam kondisi sehat sebelum ke salon atau pangkas rambut.

-Usahakan membawa peralatan pribadi terutama peralatan make up.

-Segera mandi dan ganti pakaian saat tiba di rumah.

-Bersihkan ponsel, kacamata, tas, dan barang lainnya menggunakan cairan disinfektan.

-Hindari bercakap-cakap untuk meminimalisasi kemungkinan percikan.

12. Adaptasi Kebiasaan Baru ketika ke Rumah Ibadah

Beribadah merupakan sebuah hal yang biasa dilakukan secara komunal di rumah ibadah. Pada saat melakukan ibadah ini, terdapat banyak orang yang berkumpul dalam satu lokasi sehingga perlu adanya adaptasi kebiasaan baru untuk diterapkan.

-Pastikan dalam kondisi sehat dan tidak batuk atau pilek.

-Membawa peralatan ibadah sendiri seperti sajadah maupun kitab suci.

-Selalu menggunakan masker saat perjalanan dan pada saat di tempat ibadah.

-Upayakan sudah memiliki wudhu dari rumah.

-Membersihkan tangan menggunakan air dan sabun maupun hand sanitizer sebelum masuk rumah ibadah.

-Hindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan dengan orang lain.

-Hindari mengubah-ubah posisi masker serta menyentuh wajah seperti mata, hidung, dan mulut

-Jaga jarak minimal 1 meter.

-Jamaah anak-anak, usia lanjut, dan yang memiliki penyakit bawaan dianjurkan beribadah di rumah.

Deretan hal tersebut patut diterapkan di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Melakukannya dengan disiplin bisa membantu dalam mencegah persebaran infeksi baik bagi diri kita maupun orang lain.

(Source: Merdeka.com)

Leave a Reply