Kabar Gembira Dunia Kesehatan

Kabar Gembira Dunia Kesehatan

Kabar Gembira Dunia Kesehatan; 2020 memang merupakan tahun yang sangat penuh tantangan bagi dunia kesehatan. Terjadinya pandemi COVID-19 telah menyebabkan tenaga medis tumbang dan fasilitas kesehatan berada dalam tekanan. Walau begitu, bukan berarti tahun 2020 ini hanya dipenuhi oleh situasi suram nan mencekam saja pada dunia kesehatan. Kondisi penuh tantangan ini telah melahirkan sejumlah terobosan di bidang kesehatan yang berdampak luar biasa.

Berbagai terobosan yang muncul ini bisa sangat membantu dan bermanfaat dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan yang ada. Dikumpulkan dari berbagai sumber, berikut sejumlah terobosan di dunia kesehatan 2020 yang telah dirangkum oleh Tim Support Priority Indonesia (Perusahaan Sepatu Kulit Militer POLRI Safety Tunggang) dibawah ini;

Terapi Gen untuk Penyakit Sel Sabit

Sickle cell disease atau bisa dikenal juga sebagai anemia sel sabit merupakan sejumlah gangguan yang menyebabkan sel darah merah menjadi cacat dan rusak. Kondisi ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang berubah menjadi berbagai masalah kesehatan lain.

Penyakit ini tergolong langka dan baru pada tahun 2020 ini ditemukan cara yang tepat untuk mengatasinya. Penelitian dari Boston Children’s Hospital mengungkap bahwa terapi gen bisa bermanfaat dalam mengatasi masalah ini dan diharap satu tindakan ini bisa berdampak seumur hidup dan mengatasi masalah ini. Jika cara ini terbukti berhasil selamanya, hal ini diharap juga bisa mengobati masalah lain bahkan kanker.

Penemuan Alat Kontrasepsi Terbaru

Selama ini, penggunaan sejumlah kontrasepsi terutama pada wanita diketahui dapat berdampak pada hormon yang mereka miliki. Temuan terbaru akhirnya mengungkap bahwa terdapat cara baru berupa gel yang dapat dioleskan dan menjadi salah satu bentuk kontrasepsi.

Gel yang dioleskan pada vagina ini disebut bisa membuatnya menjadi tidak terlalu asam sehingga bisa mementalkan sperma. Walau begitu, pada saat ini cara ini masih akan dikembangkan lagi karena hanya memiliki efektivitas 86 persen. Temuan ini tentu menjadi angin segar karena merupakan kontrasepsi pertama yang muncul setelah 20 tahun.

Penggunaan Telemedis

Telemedis sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru ada pada tahun 2020 ini. Sebelumnya, cara ini telah ada hanya saja masih kurang dilirik sebagai salah satu cara konsultasi kesehatan. Terjadinya pandemi COVID-19 serta perubahan cara hidup banyak orang telah menyebabkan telemedis ini kini jadi diminati. Pada saat ini, layanan telemedis merupakan cara yang dianggap paling aman untuk melakukan konsultasi kesehatan terutama di masa pandemi. Di masa mendatang, telemedis ini diharap bisa semakin digunakan dan efektif dalam konsultasi dan upaya pengobatan pasien.

Cara Tes COVID-19

Pandemi COVID-19 merupakan salah satu wabah terberat yang dialami oleh manusia pada era modern. Penyakit ini bisa menyebar dengan cepat dan memunculkan berbagai gejala yang berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain. Munculnya berbagai gejala ini dijawab dengan munculnya berbagai cara tes COVID-19 yang ada saat ini. Munculnya cara tes dengan cepat ini merupakan jawaban dari dunia medis untuk menemukan secara tepat apakah seseorang mengidap infeksi ini atau tidak.

Cara Mudah Mendeteksi Alzheimer’s

Alzheimer’s merupakan salah satu masalah kesehatan yang menyerang otak. Hal ini biasanya menyerang orang tua dan sering luput dikenali hingga kondisi sudah parah. Sebelumnya, perlu serangkaian tes untuk mengetahui kondisi Alzheimer’s yang dialami oleh seseorang ini. Namun, penelitian terbaru bisa mempersingkatnya dengan hanya menggunakan tes darah sederhana. Temuan ini tentu sangat berharga dan bisa membantu mencegah dan mengobati lebih dini terjadinya masalah ini pada seseorang.

Vaksin COVID-19

Menyebarnya COID-19 secara cepat telah menyebabkan dunia berpacu mencari cara penanganannya. Salah satu harapan terbesar yang saat ini kita nantikan adalah vaksin. Beberapa negara pada saat ini telah berada dalam tahap uji coba dan bahkan sudah menyebarkan vaksin temuan mereka dalam jangka waktu 12 bulan sejak pandemi ini mulai terjadi. Dengan penemuan vaksin di tahun 2020 ini, diharapkan pandemi ini akan segera berakhir pada tahun 2021 mendatang.

Angka Pengidap Covid-19 Semakin Tinggi, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Berbelanja

Angka penularan Covid-19 makin hari semakin bertambah. Banyak yang menduga, bahwa penularan itu diakibatkan tidak patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan. Menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. Perlu diketahui, ada beberapa cara virus itu bisa masuk ke dalam tubuh seseorang. Bisa melalui udara sampai benda yang dihinggapi oleh virus tersebut.

Menurut Peneliti Mikrobiologi dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sugiyono Saputra mengatakan beberapa jenis virus corona dapat bertahan hidup pada benda mati selama dua jam hingga sembilan hari. Tentu hal itu akan menganggu aktivitas kita sehari-hari. Mulai dari bekerja sampai belanja kebutuhan pokok. Walaupun demikian, ada beberapa cara agar mencegah penularan virus itu selama berbelanja. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa langkah yang perlu diperhatikan saat belanja di pasar swalayan.

Buat jadwal dan daftar belanja

Langkah pertama yang perlu diperhatikan ialah membuat jadwal ke pasar swalayan. Carilah waktu yang memungkinkan pasar swalayan tidak terlalu ramai. Sebagai contoh, saat pagi hari atau siang hari. Waktu itu dinilai sangat minim orang berbelanja di pasar swalayan. Pasalnya, banyak masyarakat pergi untuk bekerja dan beraktivitas lainnya. Selain itu, agar efisien waktu berbelanja, disarankan untuk membuat daftar belanja terlebih dahulu. Hal itu membuat kamu tidak perlu mencari kebutuhan yang diperlukan. Setidaknya, buatlah daftar belanja satu hari sebelum belanja.

Hindari kerumunan

Jika dinilai pasar swalayan penuh sesuai waktu yang sudah ditentukan, lebih baik mencari pasar swalayan lain atau menunda belanja dahulu. Hal itu mencegah kamu mendekati kerumunan dan terpapar virus Covid-19.

Gunakan pembayaran non tunai

Menghindari penggunaan uang tunai saat belanja menjadi salah satu cara agar virus tidak berpindah tangan. Selain itu, banyak bakteri dan kuman yang hinggap pada uang tunai. Maka dari itu, agar lebih waspada lebih baik menggunakan cashless, seperti menggunakan layanan internet banking dan aplikasi mobile banking. Selain mampu menjadi metode pembayaran selama belanja, fitur tersebut bisa memudahkan untuk monitor transaksi, kondisi keuangan dengan nyaman dan mudah.

Selain itu, para pemegang Kartu Kredit juga dapat menggunakan aplikasi yang disediakan oleh issuer kartu kredit tersebut untuk melakukan akses transaksi penggunaan kartu kredit secara real time, pembayaran tagihan, transfer dana limit kartu kredit. Tentu hal itu sangat membantu nasabah belanja selama masa pandemi. Cukup menggunakan smartphone nasabah bisa belanja dengan mudah dan aman.

“Di masa pandemi ini, kami menghimbau untuk memanfaatkan layanan digital banking guna keperluan belanja akhir tahun. Selain memiliki fitur yang memudahkan transaksi keuangan dimana saja dan kapan saja, layanan digital banking perbankan umumnya memiliki standar keamanan tinggi. Keamanan transaksi perbankan digital merupakan komitmen dari kami selaku penyedia layanan tersebut dimana kami senantiasa berinovasi dalam menambahkan fitur-fitur yang memperkuat sistem keamanan dari layanan digital banking tersebut. Namun, diperlukan juga kewaspadaan dari pengguna layanan digital banking seiring dengan modus penipuan yang semakin beragam. Kami menghimbau para pengguna layanan digital banking untuk tidak pernah memberikan data atau informasi terkait rekening pribadi kepada siapa pun termasuk petugas bank dan senantiasa melakukan pengkinian data di bank masing-masing.

(Source: Merdeka.com)

Leave a Reply