Keuntungan Dalam Pandemi Covid19

Keuntungan Dalam Pandemi Covid19

Beberapa Keuntungan Dalam Pandemi Covid19; Masa pandemi Covid-19 ini bisa dikatakan cukup berat bagi banyak orang. Aktivitas tidak bisa lagi leluasa dilakukan seperti sebelum adanya wabah virus corona baru. Orang-orang diimbau untuk tetap di rumah agar tidak tertular. Di sisi lain, kondisi ini juga berdampak pada kehidupan ekonomi. Situasi-situasi seperti itu tentunya dapat menambah beban pikiran yang membuat stres. Akan tetapi, menurut ahli gizi dan magister filsafat, DR. dr Tan Shot Yen, M.Hum, ada lima keuntungan yang bisa didapatkan selama masa pandemi ini. Berikut yang sudah dirangkum Tim Support Priority Indonesia (Perusahaan Sepatu Kulit Militer POLRI Safety Boot Medis) di bawah ini;

-Kualitas

Dalam situasi seperti ini, menurutnya kualitas kesehatan bisa menjadi lebih baik. Sebab dengan memasak makanan sendiri, kualitas makanan bisa lebih terjamin kebersihannya. Bagi yang bingung ingin memasak menu makanan apa lagi selama masa di rumah aja, dr Tan menyarankan untuk menyusun rencana selama seminggu ke depan. Bukan hanya dari makanan, kualitas kesehatan yang lebih baik bisa didapatkan dari olahraga dan berjemur. “Kalau dulu kita mungkin enggak bisa melakukannya karena ada drama pagi, harus kejar angkutan biar enggak terlambat, enggak ketemu matahari, enggak ada waktu olahraga. Sekarang enggak ada alasan, olahraga dan berjemur bisa dilakukan,” ucap dr Tan.

Karir

Seperti yang dikatakan sebelumnya, masa pandemi Covid-19 juga berdampak ke ekonomi. Beberapa mungkin ada yang penghasilannya berkurang atau bahkan diberhentikan dari pekerjaan. Situasi ini tentu bisa menambah stres. “Tapi ini bisa membuat kita mengatur karir lebih baik. Mungkin di-PHK membuat kita menemukan serendipity, atau punya karya yang lebih baik,” kata dr Tan.

-Keuangan

Keuntungan selanjutnya adalah keuangan. Dengan situasi seperti sekarang, masyarakat jadi lebih berhemat. Dulu orang cenderung suka membeli barang-barang yang kurang dibutuhkan. Dalam situasi sekarang ini, karena hanya di rumah saja jadi jarang membeli barang. Terlebih ada ketakutan pergi ke luar rumah. “Secara keuangan bisa jadi lebih baik. Pengeluaran juga bisa ditulis, dicatat,” ucap dr Tan. Alternatif lain yakni bisa mencoba mencari peluang kecil-kecilan seperti jualan pulsa dan paket data internet, kenapa? Karena sejak pemerintah mengimbau masyarakat untuk belajar dan bekerja dari rumah, operator seluler mencatat kenaikan lalu lintas data internet. Bekerja dari rumah, atau populer dengan sebutan working from home (WFH) di media sosial dan percakapan sehari-hari akhir ini, membuat pekerja butuh terus tersambung ke internet agar bisa menyelesaikan tugas harian mereka. Sebagai tambahan, anda juga bisa meraup keuntungan dengan berjualan frozen food loh. Ya, karena banyak orang berada di rumah tentunya frozen food menjadi pilihan yang praktis, karena berbelanja ke pasar atau tempat perbelanjaan umum lainnya terlalu beresiko.

-Kedekatan

Tentu selama masa pandemi ini kedekatan dengan orang-orang di dalam rumah menjadi bertambah. Biasanya orang disibukkan dengan kegiatan dan hanya bertemu orang rumah sekadar tatap muka atau berhubungan lewat ponsel. Dengan situasi seperti ini, maka waktu untuk keluarga menjadi lebih banyak.

Keuntungan Dalam Pandemi Covid19

-Kedermawanan

Terakhir, di masa pandemi orang-orang juga menjadi lebih dermawan kepada sesama, terutama orang-orang yang membutuhkan.

8 Pekerjaan Baru yang Muncul di Tengah Pandemi Covid-19, Ada Penguji Covid-19

Pandemi Covid-19 yang merebak di berbagai belahan dunia berdampak besar bagi kehidupan masyarakat di dunia. Tak hanya merenggut korban jiwa, akan tetapi banyak orang yang harus kehilangan pekerjaan, mengalami pengurangan pendapatan hingga di rumahkan sementara waktu. Kendati demikian, di sisi lain merebaknya virus Covid-19 ini memunculkan sejumlah pekerjaan baru dalam waktu bersamaan. Pekerjaan baru ini berkaitan dengan Covid-19 dan kebutuhan baru yang muncul sejak pandemi. Seperti pengecekan suhu tubuh hingga pekerjaan untuk memfasilitasi kegiatan yang dilakukan secara daring atau virtual. Lantas, pekerjaan baru apa saja yang muncul di tengah pandemi Covid-19? Berikut deretan pekerjaan yang muncul di tengah pandemi virus Corona buat yang lagi gabut dan ingin memanfaatkan peluang ini.

-Penguji Covid-19

Penguji Covid-19 menjadi salah satu pekerjaan baru yang lahir di tengah pandemi Covid-19. Pekerjaan ini memiliki tugas melakukan tes swab di rumah sakit, panti jompo, pabrik dan kantor. Posisi yang mengisi pekerjaan ini yakni perawat terdaftar dan asisten perawat. Untuk bayaran yang diperoleh dalam pekerjaan ini terbilang lumayan, yakni mencapai US$45 atau (setara dengan Rp 647.000 per jam. Pekerjaan ini diperkirakan akan berkembang untuk sementara waktu ketika pabrik dan perusahaan dibuka kembali.

-Pengasuh Covid-19

Selanjutnya, profesi baru yang muncul di tengah pandemi adalah pengasuh pasien Covid-19. Profesi ini muncul karena para orang tua yang terjangkit virus Covid-19 membutuhkan pengasuh. Di Amerika Serikat, permintaan pengasuh untuk merawat pasien yang terkonfirmasi Covid-19 mengalami lonjakan hingga ratusan ribu orang. Pekerjaan ini tentu mempertimbangkan risiko kesehatan mereka sendiri. Upah pekerjaan ini sekitar US$25 atau setara dengan Rp 375.000 per jam dan membutuhkan pelatihan serta sertifikat.

-Pelacak Kontak

Contact tracers atau pelacak kontak juga menjadi salah satu profesi baru yang lahir di tengah pandemi. Tugas dari pekerjaan ini menghubungi orang-orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19. Pekerjaan ini biasanya merupakan kerja paruh waktu dan penuh waktu serta bisa dikerjakan di rumah. Bayarannya bisa mencapai US$25 atau Rp 375.000 perjamnya.

Keuntungan Dalam Pandemi Covid19

-Pengecek Suhu Tubuh

Semenjak merebaknya pandemi, pengecek suhu tubuh menjadi salah satu pekerjaan baru yang muncul dan sering dijumpai di berbagai tempat layanan masyarakat. Mulai dari bandara, stadion olahraga, restoran, sekolah, perusahaan dan lainnya. Tugas pekerjaan ini yaitu mengaplikasikan cek suhu kepada setiap orang yang hendak masuk. Bayaran per jam untuk pekerjaan cek suhu ini bisa mencapai USD 25 atau setara dengan Rp 375.000 per jamnya.

-Petugas Penegak Hukum

Selanjutnya, pekerjaan yang lahir di tengah pandemi yakni petugas penegak hukum. Pekerjaan ini muncul lantaran banyaknya orang yang melanggar peraturan physical distancing dan kebijakan terkait Covid-19 lainnya. Pekerjaan ini dilakukan oleh petugas keamanan di beberapa wilayah. Untuk upah pekerjaan ini mencapai yakni USD 30 per jam atau setara dengan Rp 450.000 perjamnya.

-Pembuat dan Pemasang Layar Manufaktur

Pembuat dan Pasang Layar Manufaktur juga menjadi salah satu pekerjaan baru sejak pandemi. Hal tersebut muncul lantaran sejumlah kantor, bisnis dan sekolah memerlukan pemasangan sekap untuk menerapkan physical distancing. Pekerjaan ini juga mengalami lonjakan tinggi. Akibatnya, permintaan terhadap jasa ini bisa mencapai USD 20 per jam atau Rp 300.000 per jamnya.

-Pembuat Masker

Profesi pembuat masker menjadi sangat diminati di tengah pandemi. Hal tersebut karena penggunaan masker merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19. Selain itu, penggunaan masker juga menjadi aturan pemerintah yang harus ditaati. Penghasilan dari pembuat masker bisa setinggi USD 18 per jam atau setara dengan Rp 270.000 perjamnya.

-Pemandu Spesialis untuk Zoom

Pekerjaan Pemandu Spesialis untuk Zoom tentu merupakan pekerjaan yang asing didengar. Namun, di tengah pandemi profesi ini muncul untuk membantu orang memfasilitasi pertemuan video. Hal tersebut karena guru mulai berhadapan dengan ruang kelas virtual, dan berbagai kegiatan perkantoran atau lembaga yang juga dilakukan secara virtual, ada kebutuhan yang semakin besar akan dukungan teknis platform video konferensi. Misalnya, Zoom. Upah untuk pemandu Zoom bisa mencapai USD 25 per jam atau setara dengan Rp 450.000 perjamnya.

(Source: news.detik.com, merdeka.com, indozone.id)

Leave a Reply