Tips Berpuasa Dalam Pandemi Covid19

Tips Berpuasa Dalam Pandemi Covid19

Tips Berpuasa Dalam Pandemi Covid19; Setelah diklaim jika puasa bisa melawan virus corona Covid-19 karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh, nampaknya akan percuma jika tidak dilakoni dengan gaya hidup sehat agar tubuh tetap bugar. Ahli Gizi UGM (Universitas Gajah Mada) R. Dwi Budiningsari, SP., M.Kes., Ph.D mengatakan beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap sehat selama berpuasa di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang. Berikut yang sudah dikutip oleh Tim Support Priority Indonesia (Perusahaan Sepatu Kulit Militer POLRI Safety Big Size) dari laman UGM.ac.id, di bawah ini:

1. Sakit konsultasi ke dokter sebelum puasa

Khususnya untuk mereka yang sedang sakit ada baiknya berkonsultasi lebih dulu sebelum menjalankan ibadah puasa. “Langkah pertama adalah memastikan kondisi kesehatan tubuh. Berpuasa disarankan untuk semua orang, terutama orang sehat, sedangkan mereka yang sakit lebih baik berkonsultasi dengan dokternya terlebih dahulu” ujar Budiningsari.

2. Jaga makanan seimbang

Sebagaimana imbauan pemerintah untuk menerapkan gizi seimbang mengikuti pedoman Isi Piringku. Dimana dalam satu piring saar sahur haru berisi karbohidrat kompleks, serat yang akan membuat kenyang lebih lama dan bisa diubah menjadi energi. “Energi yang dihasilkan akan lebih lama dan juga terasa lebih lama, misalnya, beras merah, kentang, roti gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, dan kentang manis,” katanya.

3. Konsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka puasa

Kunci utama dari menjaga tubuh tetap bugar adalah mengonsumsi makanan bergizi. Saat puasa di tengah pandemi COVID-19, Anda bisa menerapkannya saat sahur dan berbuka puasa.

Sahur

Jangan sampai kita melewatkan sahur saat puasa karena ini bisa mengakibatkan menjadi lemas dan tubuh tidak bugar selama seharian penuh. Pilihlah makanan yang mengandung pati untuk memperoleh energi dan juga berserat tinggi, agar puasa dapat dijalani dengan lancar selama pandemi COVID-19 masih terjadi. Selain itu, makanan mengandung pati pun dapat membantu kita merasa lebih kenyang serta juga baik untuk pencernaan. Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa dikonsumsi saat sahur.

-Oatmeal

-Sereal

-Nasi

-Yogurt

-Roti

Selain makanan mengandung pati, makanan mengandung protein juga bisa menjadi pilihan. Dilansir dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 30% kalori makanan dari protein dapat mengurangi rasa lapar.

Buka puasa

Saat buka puasa, hindari makan secara berlebihan. Hal ini justru dapat menyebabkan perut merasa kembung. Sebaiknya, berbukalah dengan air putih, makanan rendah lemak, dan makanan yang mengandung gula alami untuk memberi energi pada tubuh, seperti jus dan smoothies tanpa pemanis tambahan, kurma, buah, atau sup. Setelah berbuka puasa, makanlah makanan dengan gizi yang seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein, dan serat. Makanan dengan gizi seimbang dapat menjaga tubuh tetap bugar saat puasa dan selama pandemi COVID-19.

Tips Berpuasa Dalam Pandemi

4. Konsumsi sayur dan buah

Masih anjuran Isi Piringku, maka sayur dan buah adalah elemen wajib yang ada saat makan sayur dan buah. Seperti sayuran hijau, brokoli, wortel, dan lainnya kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Pada saat yang sama, orang mendapatkan protein dari hewan dan sayuran mendapat dari seperti ikan, telur, ayam, daging, tempe, dan tahu. “Sama pentingnya, jangan lupa mengonsumsi buah-buahan, seperti semangka, pepaya, melon, jeruk, buah naga, dan lainnya. Selanjutnya, pertahankan asupan air putih 2 liter atau setara dengan 8 hinga 9 gelas sehari, mulai dari buka hingga subuh,” kata dia.

5. Belanja makanan bergizi

Pandemi COVID-19 mungkin mengharuskan kita untuk tetap di rumah. Oleh karena itu, kita bisa lebih sering memasak untuk sahur dan berbuka puasa. Hal ini pun perlu dilakukan untuk menjaga makanan yang dikonsumsi tetap bersih, sehat, dan menghindari pergi ke luar selama COVID-19. Pastikan pula kita telah membeli bahan makanan yang dibutuhkan. Selama puasa di tengah pandemi COVID-19 ini, pilihlah bahan makanan yang segar, tetapi bisa bertahan hingga satu minggu ke depan untuk menghindari berbelanja setiap hari. Sesuaikan juga bahan makanan tersebut dengan kebutuhan gizi agar tubuh tetap bugar saat puasa.

6. Batasi garam, gula, dan lemak

Atau disingkat GGL, Kementerian Kesehatan sudah memberikan jumlah takaran maksimal GGL yang masuk ke tubuh dala sehari. Yaitu gula tidak boleh lebih dari 50 gram atau setara 4 sendok makan karena bisa memengaruhi kekebalan tubuh dalam melawan panyakit. “Juga, hindari mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak trans tinggi dan mengurangi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti makanan atau minuman yang terlalu manis,” ungkapnya. Adapun takaran saji untuk garam per hari maksimal 1 sendok teh atau 5 gram, dan 5 sendok makan atau 67 gram minyak (lemak).

7. Cukupi kebutuhan air

Dehidrasi bisa mengakibatkan lemas dan lelah saat puasa. Untuk itu, kita harus tetap memenuhi kebutuhan air saat puasa, yaitu delapan gelas sehari, agar tubuh tetap bugar. Kita bisa melakukannya ketika sahur, berbuka puasa, dan menjelang tidur untuk memenuhi kebutuhan cairan tersebut. Hal ini juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh selama pandemi COVID-19.

Tips Berpuasa Dalam Pandemi

8. Makan secukupnya saat berbuka

Ketika puasa berakhir pada saat matahari terbenam, Budiningsari menyarankan orang untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan. Porsi makanan untuk berbuka puasa seharusnya sekitar 1 persen 25 persen dari kebutuhan sehari-hari. “Diikuti dengan makan malam setelah sholat matahari terbenam sekitar 25 hingga 35 persen, jajanan malam hari sekitar 10 hingga 25 persen, sedangkan pada subuh untuk 20 hingga 35 persen kebutuhan harian,” jelasnya.

9. Aktivitas bergerak dan olahraga

Di masa pandemi ini orang banyak berdiam diri di rumah lalu malah tidak banyak bergerak. Padahal itu keliru, meskipun berpuasa kita juga tetap harus melakukan aktivitas fisik meskipun tidak sebanyak di hari-hari biasanya. “Orang dapat melakukan olahraga dengan aktivitas rumah tangga dan latihan aerobik ringan hingga sedang untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar,” kata dia.

10. Tidur cukup dan hindari stres

Meskipun saat tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, tapi bukan berarti terus menerus tidur. Tidur harus cukup yaitu 8 jam sehari dan tidak boleh berlebihan. “Menjadwalkan tidur secara teratur adalah penting karena jadwal tidur selama puasa berubah secara dramatis. Hindari stres karena dapat mengurangi kekebalan,” tutupnya.

11. Perhatikan kebersihan

Hal utama untuk mencegah penularan COVID-19 adalah menjaga kebersihan. kita perlu sering mencuci tangan dan segera melepaskan sepatu, jaket, tas, dan barang lainnya yang kita bawa segera setelah dari luar rumah. Dengan diri dan lingkungan yang bersih dapat menjaga tubuh kita tetap sehat dan bugar yang dibutuhkan selama pandemi COVID-19 dan juga saat puasa.

Nah, setelah mengetahuin beberapa tips sehat berpuasa diatas, Kira-kira anda sudah melakukannya belum? Apa masih beberapa saja? Atau bahkan belum sama sekali? Tetapi tips diatas masih bisa ditambahkan lagi dengan tips-tips luar biasa lainnya, mengingat setiap tubuh dan fisiologi masing-masing orang pun juga berbeda-beda.

(Source: UGM.ac.id)

Leave a Reply