Sambut Hari Kemerdekaan

Sambut Hari Kemerdekaan

Sambut Hari Kemerdekaan; Dalam rangka menyambut Kemerdekaan RI Ke-75, Babinsa Posramil Kuta Cot Glie Kodim 0101/BS bersama dengan warga binaannya memasang bendera merah putih dan umbul-umbul di setiap Gapura dan terotoar jalan. Pemasangan itu dilakukan di sepanjang jalan Desa Keumire, Kecamatan Cot Glie, Aceh Besar, Selasa (04/08/2020). Pemasangan Bendera dan umbul – umbul ini dalam rangka menyambut HUT -RI Ke-75, tampak anggota Babinsa Posramil Kuta Cot Glie Kodim 0101/BS bersama dengan warga binaannya memasang bendera dan umbu-umbul di setiap gapura dan juga di setiap trotoar jalan. Tak hanya itu, Babinsa juga mengimbau warga untuk memasang bendera merah putih di depan rumahnya masing-masing sebagai rasa kecintaan kepada NKRI di hari kemerdekaan RI Ke-75. Berikut telah dirangkum Tim Support Priority Indonesia (Perusahaan Sepatu Kulit Militer POLRI Safety Tunggang) dibawah ini:

“Kegiatan pemasangan bendera dan umbul-umbul ini merupakan salah satu wujud kecintaan kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan itu wajib kita lakukan di setiap tahunnya untuk memeriahkan dan menyemarakkan HUT RI ” Ucap Serda Musmulyadi, Babinsa Kuta Cot Glie. Serda Musmulyadi mengatakan, pemasangan bendera itu untuk memberikan rasa hormat. Serta sebagai para generasi bangsa agar dapat mengenang jasa para pahlawan yang telah merebut dan memerdekakan bangsa Indonesia, dengan pengorbanan jiwa dan raganya demi bendera merah putih berkibar di tanah air Indonesia tercinta ini.

Sambut Kemerdekaan, Menara Water Lading di Jantung Sigli Pernah Dikibarkan Bendera Merah Putih

Menara water lading berusia seratus tahun lebih terletak di jantung Kota Sigli, Pidie pernah dikibarkan bendera merah putih. Pengibaran bendera tersebut saat menyambut Kemerdekaan RI pada tanggal 26 Agustus 1945. Bangunan menara water lading sebagai bukti sejarah yang masih kokoh berdiri. Juga menara itu selamat saat Aceh diluluhlantakkan gempa dan tsunami yang terjadi tahun 2004. Ketua Brigade Anak Serdadu Aceh, Drs Isa Alima mengatakan, saat ini menara water lading masih berdiri kokok menjulang tinggi di tengah kota Sigli.

Sambut Hari Kemerdekaan

Menurutnya, saat awal kemerdekaan RI, tepatnya pada tanggal 26 Agustus 1945, warga Pidie telah mengkibarkan bendera sang merah putih di atas menara tersebut. ” Saat bendera dikibarkan, bersamaan peletakan batu prasasti,” kata Isa. Ia menjelaskan, dirinya menyayangkan menara tidak adanya kepedulian pemerintah untuk merawat bukti sejarah itu. “Sudah 75 tahun kemerdekaan telah memayungi kita, tapi tonggak sejarah itu terabaikan. Sedih kita dengan kondisi pemimpin kita sekarang ini,” ujar mantan anggota DPRK Pidie.itu. Ia menambahkan, idealnya pemerintah mencurahkan kepedulian terhadap menara tersebut. Yakni, setiap memperingati HUT RI, menara itu dicat dan dikibarkan bendera merah putih.

Raksasa Merah Putih Berkibar di Gunung

Sekelompok mahasiswa Pencinta Alam Estim dan Pencinta Alam Teknik Sekolah Tinggi Tekhnik (STT) Baramuli, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ini memiliki cara unik dalam merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka menaiki Gunung Paleteang di Kabupaten Pinrang sambil mengarak bendera raksasa dan mengibarkannya di puncak gunung. Bersamaan dengan detik-detik proklamasi, para mahasiswa itu membawa bendera merah putih berukuran 6 x 22 meter menuju puncak Gunung Paleteang. Perjalanan itu menempuh jarak kurang lebih 5 kilometer dan disaksikan oleh warga setempat. “Sebagai bentuk partisipasi kami selaku generasi muda dalam mengisi dan memperingati hari ulang tahun RI yang ke-66, kami berinisiatif menggelar upacara dan mengibarkan bendera berukuran besar di puncak Gunung Paleteang,” kata Asriadi, anggota KPA Estim kepada Kompas.com, Rabu (17/8/2011) siang.

Sedikitnya 21 mahasiswa ikut menggotong bendera raksaksa tersebut menuju puncak gunung. Asriadi mengatakan, tim sengaja memilih puncak Gunung Paleteang sebagai tempat upacara pengibaran bendera tersebut karena keterkaitan mereka sebagai pencinta alam terhadap gunung tersebut. Para pencinta alam yang tengah menjalankan ibadah puasa itu tetap bersemangat merayakan Hari Kemerdekaan RI dengan mengarak bendera di tengah cuara terik. Selain mengibarkan bendera, mahasiswa pencinta alam ini juga mengadakan buka puasa bersama di puncak gunung yang sama. Abdul Rahman, salah seroang warga yang turut menyaksikan arak-arakan bendera raksaksa tersebut, menyatakan apresiasinya atas terobosan yang dilakukan generasi muda Kabupaten Pinrang. “Ini menunjukkan betapa mahasiswa selaku generasi muda memahami dan tahu cara menghargai kemerdekaan yang didapatkan dari tetesan darah para pejuang pahlawan bangsa,” katanya.

Pemko Lhokseumawe Ajak Warga dan SKPK Hias Kantor, Kibarkan Bendera Merah Putih Sambut HUT RI

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengintruksikan seluruh warga untuk mengibarkan bendera merah putih mulai 1 sampai tanggal 31 Agustus 2020 dalam rangka menyambut momentum peringatan HUT ke-75 RI. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya dengan mengeluarkan surat edarannya No.003.1/590 tertanggal 24 Juli 2020. Pemko Lhokseumawe melalui SE Wali Kota meminta agar seluruh kantor, baik rumah-rumah dan bangunan lainnya untuk mengibarkan bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT RI ke-75. Dan khusus bagi kantor-kantor baik swasta serta jajaran Satuan Kerja Pemerintah Kota (SKPK) dan pertokoan juga mengibarkan bendera merah putih dan memasang umbul umbul bernuangsa merah putih. “Seluruh pemilik toko, kantor dan rumah dalam kota dan pasar guna melakukan pengecatan bangunannya dan pagar. Dan seluruh pemilik pagar di pinggir jalan nasional dan jalan propinsi /kota supaya dibersihkan /dirapikan dan dicat putih,” kata Kabag Humas Pemko Lhokseumawe, Drs Marzuki MSI.

Sambut Hari Kemerdekaan

Demikian juga katanya, seluruh pemilik hotel, penginapan, perkantoran agar menghiasi bangunannya termasuk pemasangan lampu hias, umbul-umbul dan spanduk dengan tema “Indonesia Maju , tema dan logo dapat diunduh pada website www.setneg.go.id. “Seluruh karyawan dan masyarakat juga diminta agar memasang bendera merah putih baik pada kendaraan dinas ,pribadi maupun kendaraan umum,” ucapnya. Ditambahkannya, kepada para camat diminta agar mengimbau masyarakatnya untuk melaksanakan intruksi Wali Kota Lhokseumawe, serta untuk memantau di wilayahnya masing-masing terhadap pelaksanaan intruksi tersebut, demikian Drs Marzuki MSI.

(Source: aceh.tribunnews.com)

Leave a Reply