Simbol New Normal

Simbol New Normal

Simbol New Normal di Area Umum; New normal harus selalu jadi pedoman dan pengingat kamu ketika sedang beraktivitas di area umum. Nggak perlu kaget juga saat beraktivitas di luar rumah dan menemukan berbagai simbol yang ditempel di berbagai tempat, yang akan mengingatkanmu agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai lengah ya, virus masih mengancammu di mana saja dan kapan saja. Yuk, pahami dan ikuti berbagai simbol new normal berikut tealh dirangkum oleh Tim Support Priority Indonesia (Perusahaan Sepatu Kulit Militer POLRI Safety) dibawah ini;

Garis Antrian Biar Tetap Physical Distancing

Istilah physical distancing kini makin akrab di telinga. Bertujuan untuk meminimalisir penyebaran virus, setiap orang diharapkan menjaga jarak satu sama lain di mana pun berada. Salah satu simbol yang paling banyak ditemukan adalah garis berwarna cerah yang diletakkan di atas lantai saat mengantre atau bergiliran memasuki area tertentu.

Jaga Jarak Saat Naik Angkutan Umum

Angkutan umum udah diperbolehkan kembali mengangkut penumpang. Selain memberlakukan pembatasan jumlah penumpang, protokol jaga jarak pun tetap dilakukan dengan memberikan tanda silang pada kursi-kursi yang saling berdekatan.

Pintu Keluar-Masuk Searah

Kini, nggak perlu bingung saat diminta menggunakan pintu yang tepat untuk masuk atau keluar dari suatu ruangan. Pasalnya, banyak fasilitas umum yang mulai menerapkan jalur khusus untuk masuk atau meninggalkan suatu area. Bukan hanya mencegah kerumunan saat bergantian masuk maupun keluar, tapi juga mencegah orang-orang saling berpapasan.

Wajib Cuci Tangan

Sering dihentikan petugas keamanan saat akan memasuki gedung atau fasilitas umum? Yup, kini banyak tempat yang mewajibkan siapa saja yang akan masuk ke suatu tempat untuk mencuci tangan. Nantinya, kamu akan diarahkan menuju wastafel atau memberikan hand sanitizer jika kesulitan mendapatkan akses cuci tangan.

Jaga Jarak Saat Naik Lift Ya

Naik lift di dalam gedung bertingkat pun kini diwajibkan mengikuti protokol kesehatan. Selain menunggu giliran masuk tepat di garis-garis antrean yang sudah disediakan, jumlah orang yang memasuki lift pun dibatasi. Di dalam lift sendiri sudah ada simbol panah atau bentuk sepatu untuk menunjukkan tempat dan arah saat berdiri di dalam lift, misalnya saling membelakangi satu sama lain.

Naik Escalator Pun, Perhatikan Sign ‘X’

Bukan hanya saat menggunakan lift saja, menaiki escalator pun kini ada tata caranya. Selain tetap jaga jarak saat akan menaiki tangga berjalan, perhatikan tanda X yang ditempatkan dengan jarak dua anak tangga. Tujuannya, biar orang-orang nggak berdempetan saat menaiki atau menuruni lantai menggunakan escalator.

Ikuti Himbauan Kapasitas Maksimal di Dalam Ruangan

Mau masuk ruangan tapi dilarang? Coba cari informasi tentang kapasitas maksimal dalam ruangan tersebut. Demi menekan penyebaran penyakit, terutama di ruang tertutup, jumlah orang-orang yang berada di suatu area secara bersamaan akan dibatasi. Bukan hanya kantor saja, toko hingga mall pun kini mulai menerapkan protokol kesehatan ini.

New Normal Sign Juga Ada di Toilet, Jangan Diabaikan Ya

Jaga jarak ternyata juga diterapkan hingga di toilet, lho. Pengelola fasilitas umum maupun perkantoran pun akan memberikan petunjuk tanda silang pada toilet, wastafel maupun urinoir. Tunggu giliranmu dengan menjaga jarak satu sama lain dan jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum meninggalkan toilet, ya.

Selalu Gunakan Masker di ‘Area Wajib Masker’

Jangan nekat untuk memasuki ‘Area Wajib Masker’ tanpa menggunakan masker dengan tepat. Daripada dilarang masuk atau bahkan dikenakan sanksi, sebaiknya selalu bawa dan sediakan masker cadangan dalam tas sehingga kamu tetap terlindungi dari ancaman penyebaran penyakit. Yang juga nggak boleh dilupakan adalah ketika pulang aktivitas di luar. Agar kebersihan diri tetap terjaga, segera mandi dan cuci seluruh pakaian yang sudah dipakai. Ingat, noda dan kuman berbahaya bisa menempel di baju kamu, lho. Makanya penting banget untuk mencuci pakaian dengan cara yang tepat agar bersih bebas dari kuman pengganggu.

Jangan lupa tambahkan Proclin Penghilang Noda selama proses pencucian, baik saat merendam pakaian atau bersamaan dengan penambahan deterjen. Kandungan bahan aktif hyprochlorite 10% di dalamnya efektif membasmi kuman dan bakteri. Selain memaksimalkan proses pembersihan pakaian dari noda, tapi juga bikin pakaian steril dari kuman dan bakteri yang menempel pada pakaian.

Cara Unik Warga Bandung Sosialisasikan Protokol Kesehatan COVID-19

Seluruh kecamatan di Kota Bandung sudah dinyatakan terpapar positif COVID-19. Berbagai upaya sosialisasi protokol kesehatan tetap digencarkan salah satunya dengan memasang patung ber-APD. Dilihat pada Rabu, (16/9/2020) di Jalan A.H Nasution RT 6 RW 6 Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung terlihat ada dua patung menggunakan APD lengkap seperti pakaian hazmat, face shield, topi, sepatu boot dan name tag bertuliskan Satgas COVID menjaga pintu masuk komplek Sukup Baru. Tidak hanya itu, kedua patung tersebut memanggul peti mati yang diketahui saat ini digunakan bagi warga yang meninggal akibat COVID-19. Di peti tersebut, terdapat tulisan ‘Waspada COVID-19 Sayangi Anda & Keluarga Anda’ sebagai pengingat bagi siapapun yang melintas di jalan tersebut.

Lokasi yang berdekatan dengan jalan utama membuat patung tersebut menjadi pusat perhatian dan strategis sebagai upaya sosialisasi protokol kesehatan. Pemasangan ‘mannequin’ yang ada sejak Minggu (13/9) tersebut mendapatkan respon positif dari warga lokal. Salah satunya Rafiq Abdul mengatakan, saat melihat patung tersebut kewaspadaan terhadap COVID-19 lebih ditingkatkan lagi. “Lebih ditingkatin lagi karena sebelum liat juga udah nerapin protokol itu seperti pakai masker kemana-mana, sarung tangan sama hand sanitizer. Yang paling penting membatasi diri ke tempat kerumunan,” katanya saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, patung tersebut bisa menjadi imbauan untuk orang-orang yang belum sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan melakukan proteksi diri sebaik mungkin. “Bisa jadi pengingat juga buat orang-orang yang belum ngeuh soal protokol kesehatan. Masker sih yang paling penting dan sederhana,” tuturnya. Rafiq mengatakan, patung yang dibuat oleh warga tersebut diharapkan mampu menjadi simbol pengingat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Bagus apalagi yang bikinnya warga jadi bisa dicontoh warga lain biar bisa jadi simbol pengingat dengan cara apapun tidak harus sama,” ujarnya. Selain memasang patung, warga Sukup Baru juga memberlakukan pembatasan tamu pendatang. Adapun jika ada pendatang, pihaknya meminta agar melakukan pelaporan kepada petugas kewilayahan.

(Source: plus.kapanlagi.com, news.detik.com)

Leave a Reply