Produsen Sepatu PDH & Sejarahnya

Produsen Sepatu PDH & Sejarahnya

Produsen Sepatu PDH, dan Sejarah Sepatu Mungkin terlambat buat kita membahas tentang sejarah sepatu, namun kali ini saya ingin mengingatkan kembali kepada pembaca bagaimana sih sampai sepatu itu bisa ada, siapakah penemu sepatu pertama kali? tentu pertanyaan-pertanyaan semacam itu terkadang sering muncul dalam benak kita, meskipun agak telat, karena perkembangan sepatu sudah sangat pesat di seluruh dunia. Meski demikian kami akan mencoba tetap ingin mengulas sedikit tentang sejarah sepatu untuk menjadi pengetahuan bersama. Perlu untuk anda ketahui bahwa Konon alas kaki terbagi dalam 2 jenis, yaitu tipe mokasin dan sandal. Adapun model mokasin seringnya digunakan oleh mereka di lokasi  subtropis dengan desain tertutup. Adapun istilah mokasin ini sekarang lazim disebut dengan sepatu. Sementara itu, dalam bidang sandal biasanya dipake oleh masyarakat di kawasan tropis.

Dari 2 jenis itu, mucul beberapa dasar tipe alas kaki. Pendapat dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Barang Kulit Karet dan Plastik (BBPPKP), Depperindag yang bernama Saryoto BSc, bahwa ada lima bentuk pola dasar dalam merancang alas kaki, yakni sepatu model pump, derby, moliere (oxford), pantofel, dan sepatu mokasin. Model pump merupakan bentuk dasar sepatu wanita. Sepatu sebagai alas kaki yang sebelumnya cukup sederhana, sudah banyak  mengalami beberapa revolusi, seperti terdapatnya hiasan dengan beragam aksesoris untuk memperindahnya. Hal tersebut berawal dari ketika kekuasaan Dinasti Tudor di Inggris, pada abad ke-15, yang menandakan status sosial. Selanjutnya  sekitaran abad 10-15, datanglah jenis sepatu runcing (sabot) yang dikombinasi kaus rajutan knitted house dari Spanyol yang disukai Ratu Elizabeth, Inggris. Bentuk alas kaki yang bernama sepatu ini kemudian semakin baik dan indah saja, yaitu dengan penambahan hak.

Sekitar abad 19, fungsi meracanng bentuk alas untuk kaki, di mana di produksi mendekati bentuk kaki dan disamakan dengan kegiatan pemakai. Yang ditonjonlkan adalah  kesederhanaan sebagai pertimbangan supaya terjadi reduksi pernik dan dibuat massal. Kemudian, pada abad 20 menjadi jaman jayanya bagi alas kaki, terlebih bagi para wanita. Dalam sejarah busana, pertama kali alas kaki bernama sepatu menjadi pusat penampilan, sebagaimana yang  diungkapkan oleh Stefanie Ricci dalam buku Salvatore Ferragamo: The Art The Shoe 1848-1960, New York: Rizzoli International Publication inc, 1992. Tokoh dengan nama Salvatore Ferragamo bagian dari pendesign sepatu yang cukup baik karena karyanya banyak dipakai artis Hollywood seperti Greta Garbo serta model flat-heeled brogues atau Marilyn Monroe yang dibuatkan model sepatu dengan tumit stiletto. Selain itu, Ferragamo menyempurnakan teori segi tiga titik penahan berat tubuh pada telapak kaki. Membuat sepatu rancangannya nyaman dipakai dan kelihatan indah.

Bagian alas kaki yang dapat dijadikan sebagai penampilan yaitu bahan, atribut atasan, warna, bentuk bagian depan, tinggi hak, bawahan, dan pengunci. Seluruhnya ini bisa membuat citra pada pemakainya, supaya berkesan feminin, maskulin, atau sportif. Sepatu mempunyai atribut lebih banyak dibanding sandal. Contoh, bagian vamp, quarter, lidah, bis, hak. Sebagian model hak misalnya adalah seperti cuban louis, millitary, dutch boy, wedge, spring,  dan trimmed. Atas dasar dari itulah yang menjadi bagian dari alas kaki bernama sepatu oleh perancang bisa mencurahkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan alas kaki ini.

Dilihat dari Metrogaya – Sepatu pastinya tidak termasuk sebagai barang asing bagi kita. Akan Tetapi sepatu ternyata juga menyimpan history yang sangat panjang dan menarik. Banyak ahli sejarah menyatakan bahwa sepatu pertama kali diciptakan pada zaman Es atau sekitar 5 juta tahun lalu. Sepatu itu dibuat dari kulit hewan. Yang menjadi dasarnya adalah ketika Sepatu primitif (kuno) dalam jumlah besar pernah ditemukan di pedalaman Missouri, Amerika Serikat (AS). Di prediksi bahwa sepatu tersebut berasal dari 8000 Sebelum Masehi (SM). Lebih jauh lagi bahwa Sepatu lainnya juga pernah ditemukan di pegunungan Prancis dan kemungkinan berasal dari 3300 SM. Tidak hanya sepatu yang berasal dari kulit binatang yang ditemukan, melainkan ada juga sepatu yang terbuat dari rumput atau semak. Manfaatnya, buat melindungi kaki dari panasnya sinar matahari atau dinginnya suhu. Bahkan ditemukan juga alas kaki yang berasal dari peradaban Mesir Kuno tentunya selain dari  yang ditemukan Missouri, , Viking, dan China kuno.

Produsen sepatu PDH jaman dulu, yakni sepatu yang ditemukan dari Mesir Kuno, terdapat gambar yang sangat indah. Alas kaki itu di prediksi adalah milik raja Mesir. Alas kaki dijaman itu berfungsi untuk menunjukkan status sosial pemakainya. Di priode itu, hanya para bangsawan serta golongan kayalah yang bisa untuk membeli dan memakai sepatu. Yunani Kuno juga mempunyai alas kaki yang sangat menunjang aktifitas sehari-hari. Sepatunya itu mempunyai tali yang diikat di sekeliling betis. Pasukan Romawi Kuno juga mempunyai sejenis alas kaki yang sangat khas. Alas Kaki tersebut disebut caligae. Ketika para pasukan Romawi kembali dari peperangan dan meraih kemenangan, caligae diberi paku yang terbuat dari sejenis perunggu, perak, bahkan emas. Peradaban Sepatu semakin bertambahnya waktu, manusia terus menyempurnakan dan memiliki gagasan-gagasan bentuk alasan kaki atau bisa dibilang banyak produsen sepatu PDH jaman dahulu yang mempunyai ide-ide yang unik dan menarik. Pastinya, hal ini juga ditujukan buat lebih mempersembahkan kenyamanan untuk para penggunanya. Nah, Seperti apa  sejarah perkembangan sepatu dari jaman ke jaman? Jawabannya dapat anda lihat pada uraian berikut ini:

1800 – Alas kaki menggunakan sol karet pertama produksi dan dilabeli sebagai plimsolls.

1892 – Dari US Rubber Company sebagai perusahaan sepatu karet, berhasil memproduksi sepatu karet dan kanvas yang dinamai Keds.

1908 – Perusahaan sepatu Converse didirikan oleh Marquis M. Converse. Dimana Perusahaan tersebutlah yang menjadikan sepatu untuk aktifitas olahraga basket pertama kali ada. Sehingga Jenis sepatu itu pula yang mengubah olahraga basket ball lebih dari seabad dan menjadi ikon AS.

1917 – Perlu juga untuk ketahui bahwa pada tahun ini Sepatu keds menjadi sepatu atletik pertama yang dibuat secara banyak. Di kemudian hari, jenis sepatu tersebut disebut sneaker sebab solnya lebih halus serta tidak menimbulkan suara decitan pada kondisi tertentu.

1920 – Adidas didirikan oleh Adi Dassler, awalnya memproduksi sepatu jenis olahraga buatan tangan di kamar mandi ibunya. Kerennya Dia memproduksi sepatu tanpa bantuan alat-alat listrik.

1924 – Dengan bantuan 50 anggota keluarganya Adi dan Rudolph Dassler, mendaftarkan bisnisnya dengan nama Gebr der Dassler Schuhfabrik di Herzogenaurach, Jerman. Cikal bakal itulah yang menjadi awal berdirinya Adidas seperti sekarang.

1948 – Sepatu sepakbola pertama Puma digunakan oleh tim sepakbola Jerman Barat dengan merek Puma yang didirikan oleh Schuhfabrik Rudolf Dassler.

1950 – Dijaman ini, Sneaker menjadi sepatu primadona di manapun. Penyebabnya, sepatu ini murah serta gampang diperoleh oleh seluruh anak muda di seluruh dunia. Selain sneaker, Alas kaki bertumit tinggi alias stiletto juga menjadi tren di awal tahun kala itu.

1962 – Sepatu atletik berteknologi tinggi (pada masa itu) di perkenalkan kepasar oleh Phil Knight dan Bill Bowerman dengan nama Blue Ribbon Sports (BRS). Sehingga dengan desain dan teknologinya yang baru, pada tahun 1968, merek ini berganti nama menjadi Nike.

1970 – Dengan tumit tinggi sekitar 2-5 inci atau 5—12 sentimeter menjadi incaran pria dan wanita dari Platform shoes. Pada Era 70-an ini juga menjadi awal kepopuleran sepatu model bakiak.

1990 – Sekitar Awal tahun ini diramaikan berbagai jenis sepatu bersol rata, berwarna, dan persegi dan menjadi trend-trendnya.

1995 – Di Toronto negara Kanada Museum Sepatu Bata, resmi dibuka pada bulan Mei.

1998-2001 – Mungkin anda juga masih ingat bahwa Sepatu lars menjadi salah satu jenis sepatu yang sangat populer di Indonesia.

2006 – sekarang – Design wedges shoes (berbentuk irisan) menjadi design yang terkenal di kalangan kaum hawa.

Dan kini untuk memenuhi kebutuhan para konsumen terhadap sepatu, lebih khusus lagi bidang sepatu kulit militer, Kami SP Collection sebagai produsen sepatu, memproduksi berbagai jenis sepatu kulit seperti misalnya, sepatu PDH, Sepatu PDL, Sepatu safety dengan desain-desain yang fashionable dan keren. Cocok untuk kaum adam maupun hawa dari kalangan militer dan instansi anda. Untuk melakukan pemesanan sepatunya dapat menghubungi tim cs yang kami sedang bertugas.

Leave a Reply